Alasan Mendikbud Berlakukan Sekolah 5 hari Per Minggu


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerapkan kebijakan lima hari sekolah dalam sepekan. Pada hari Sabtu dan Ahadn akan menjadi hari libur baik bagi murid maupun guru.Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, kebijakan ini sudah sesuai dengan standar kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, dalam lima hari kerja tersebut, waktu pembelajaran minimum menjadi delapan jam. Sehingga, dalam sepekan para guru akan mengajar selama 40 jam.
Mendikbud

“Alasannya nanti sudah diperpanjang waktu belajarnya. Minimun 8 jam itu. Jadi kalau minimum 8 jam, kalau 5 hari masuk, jadi udah 40 jam per minggu. Dan itu sudah sesuai standar kerja ASN untuk guru, jadi kalau sudah itu sudah melampaui standar kerja ASN sehingga guru mengikuti standar itu,” kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6).

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata mengatakan kebijakan lima hari sekolah dalam sepekan akan mulai diterapkan Juli 2017. Menurut dia, pemerintah sedang mengodok regulasi terkait kebijakan ini. Sementara terkait regulasi yang mengatur waktu kerja guru dan kepala sekolah, kata dia, sudah tertuang dalam PP No 19 Tahun 2005.

Ia menjelaskan, dalam aturan tersebut, waktu kerja guru dan kepala sekolah mencapai 40 jam per pekan dengan waktu istirahat sekitar 30 menit per hari, atau waktu kerja aktif 37,5 jam per pekan.

Pemberlakuan Sekolah 5 Hari Sepekan Sesuai Standar ASN

Pemberlakuan sekolah lima hari dalam satu pekan sudah sesuai dengan standar kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, jam belajar sekolah pun akan disesuaikan dengan jam kerja ASN, yaitu delapan jam.

"Jadi, kalau minimum delapan jam dan lima hari masuk maka sudah 40 jam per minggu. Itu sudah sesuai standar kerja ASN untuk guru," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6).

Dengan demikian, Muhadjir menyatakan, pengurangan hari belajar di sekolah tidak lantas mengurangi waktu belajar. Sebab, jam belajar setiap hari bertambah, meski hari sekolah berkurang.

Dia menyatakan jam belajar di sekolah setiap hari menjadi delapan jam. "Sudah diperpanjang waktu belajarnya. Minimun 8 jam itu. Jadi kalau sudah itu sudah melampaui standar kerja ASN sehingga guru mengikuti standar itu,” kata dia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerapkan kebijakan lima hari sekolah dalam sepekan. Sabtu dan Minggu pun akan menjadi hari libur bagi nasional baik bagi murid maupun guru.

Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata mengatakan kebijakan lima hari sekolah dalam sepekan akan mulai diterapkan Juli 2017 atau pada tahun ajaran baru.

Menurut dia, pemerintah sedang mengodok regulasi terkait kebijakan ini. Terkait regulasi yang mengatur waktu kerja guru dan kepala sekolah, dia mengatakan, sudah tertuang dalam PP No 19 Tahun 2005.

Dia menjelaskan, dalam aturan tersebut, waktu kerja guru dan kepala sekolah mencapai 40 jam per pekan dengan waktu istirahat sekitar 30 menit per hari, atau waktu kerja aktif 37,5 jam per pekan.


Sabtu Libur, Waktu Belajar Siswa Ditambah Jadi 8 Jam Sehari

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberlakukan waktu sekolah selama lima hari dalam sepekan, yakni Senin hingga Jumat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi menjelaskan sistem tersebut akan berlaku pada tahun ajaran baru.

Dengan pengaturan waktu tersebut maka pihaknya menetapkan waktu sekolah menjadi minimal delapan jam.‎ "Jadi kalau minimum delapan jam, kalau lima hari masuk, jadi udah 40 jam per minggu," ucap Muhajir di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Menurut Muhajir, pengaturan waktu itu sudah sesuai standar aparatur sipil negara (ASN) guru. Sehingga nanti guru akan mengikuti standar ASN.

Muhajir mengakui selama ini waktu sekolah dari Senin-Jumat, dan Sabtu digunakan untuk kegiatan ekstakurikuler. Jika kebijakan bersekolah Senin hingga Jumat telah diterapkan, maka siswa akan libur pada hari Sabtu.

"Iya benar. (nanti siswa) Full libur," kata Muhajir usai menghadap Presiden Joko Widodo.

Cek Data Guru di Info GTK

Web Info GTK telah resmi dirilis ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK). Perlu diketahui bahwa Ditjen GTK merupakan gabungan dari P2TK  Dikdas dan BPSDMPK yang kemudian digabung menjadi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

Untuk Apa Cek Info data Guru di Info GTK?

Ada beberapa fungsi web info GTK.
1. Cek Data hasil pengiriman atau sinkronisasi Dapodikdas dan tunjangan guru

Guru bisa melihat validitas data pribadi hasil input dari aplikasi dapodikdas seperti instansi mengajar, jumlah jam mengajar, validitas NUPTK, Cek tunjangan guru seperti tunjangan profesi (sertifikasi, fungsional, daerah khusus dll) (Buka juga web seputar Info Guru)

2. Cek Info UKG
Yaitu untuk mengetahui nomor peserta UKG, Jadwal dan tempat UKG 2015 yang akan diselenggarakan Ditjen GTK bulan Nopember nanti.


Nah silakan login Info GTK di salah satu alamat web di bawah ini, pilih salah satu saja.

Update:

Untuk mengecek info GTK sekarang menggunakan alamat baru di bawah ini

info.gtk.kemdikbud.go.id:8081
info.gtk.kemdikbud.go.id:8082
info.gtk.kemdikbud.go.id:8083
info.gtk.kemdikbud.go.id:8084

Gunakan salah satunya ya Bapak ibu Guru....


http://gtk.kemdikbud.go.id/
http://223.27.144.195:8081/info
http://223.27.144.195:8082/info
http://223.27.144.195:8083/info
http://223.27.144.195:8084/info
http://223.27.144.195:8085/info

Jika muncul tulisan Maaf Akses anda tidak syah...,....... silakan klik kembali ke Beranda
cara login di info guru / gtk, cek tunjangan guru, cek data guru, cek info peserta ukg, nomor peserta ukg, jadwal ukg 2015
Info Guru GTK

masukkan NUPTK/NRG/NIK sebagai username dan tanggal lahir sebagai password.
contoh password misalnya lahir pada 27 Juli 1980 maka passwordnya 19800727
kemudian masukkan kode captcha (kode unik) yang ada lalu klik login


Tunggu beberapa saat akan muncul tampilan seperti di bawah ini
Ada beberapa menu, yang utama adalah Validasi Data Guru dan Info UKG, Silakan cek dan ricek untuk memastikan kevalidan data Anda. Buka juga menu Info UKG untuk melihat data nomor peserta UKG, jadwal dan TUK (tempat uji kompentensi) Guru.

cara login di info guru / gtk, cek tunjangan guru, cek data guru, cek info peserta ukg, nomor peserta ukg, jadwal ukg 2015
Cek Data Guru di Info GTK
Jika bingung, lihat video tutorial di tautan ini

Oke demikian InfoGTK.com kali ini, silakan dishare jika bermanfaat

PERANGKAT AKREDITASI SEKOLAH/Madrasah (SD/SMP/SMA)

Akreditasi sekolah merupakan pengakuan dan penilaian dari beberapa pihak yang berwenang. 
Pemerintah melakukan akreditasi sekolah untuk menilai kelayakan program atau satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, terencana  dan terukur sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB XVI Bagian Kedua Pasal 60 tentang Akreditasi. Lihat juga cara melihat nilai akreditasi sekolah

download perangkat akreditasi sekolah  tahun 2017 terbaru

UNDUH perangkat instrumen bahan akreditasi sekolah 2015 2016 . untuk SD MTS MA SMA SMP SMK MI SDLB SMPLB SMALB LENGKAP
Pemerintah menetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dengan Peraturan Mendiknas Nomor 29 Tahun 2005. BAN-S/M adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program atau satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar  nasional pendidikan. Sebagai institusi yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Mendiknas, BAN-S/M bertugas merumuskan kebijakan operasional,  melakukan sosialisasi kebijakan  dan melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah.

Buka juga kebijakan akreditasi paud serta file instrumen akreditasi PAUD dan sistem penilaian akreditasi paud

Berikut unduhan file tentang instrumen akreditasi sekolah

- Perangkat Akreditasi SD-MI Tahun 2016 di  link ini
- Perangkat Akreditasi SMP-MTs Tahun 2016 di  link ini
- Perangkat Akreditasi SMA-MA Tahun 2016 di  link ini
- Perangkat Akreditasi SMK-MAK Tahun 2016 di  link ini
- Perangkat Akreditasi SDLB Tahun 2016 di  link ini
- Perangkat Akreditasi SMPLB Tahun 2016 di  link ini
- Perangkat Akreditasi SMALB Tahun 2015  di  link ini

Program Guru Keahlian Ganda Tahap II Siap Dibuka

Program Keahlian Ganda tahap II untuk guru SMK siap dibuka pada Juli 2017. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membuka rekrutmen Program Keahlian Ganda bagi 15.000 guru normatif yang akan dilatih menjadi guru produktif untuk bidang keahlian prioritas nasional dalam pendidikan vokasi. Rekrutmen ini bisa diikuti guru SMK negeri maupun swasta.
Program Guru Keahlian Ganda
 “Ada empat bidang keahlian yang menjadi prioritas sesuai arahan presiden, yaitu bidang maritim atau kelautan, bidang pertanian atau ketahanan pangan, bidang industri kreatif, dan bidang pariwisata,” ujar Dirjen GTK Sumarna Surapranata, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Pada Program Keahlian Ganda tahap pertama, yaitu tahun 2016, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyeleksi 12.741 guru SMK normatif (guru pengampu mata pelajaran wajib, seperti pendidikan kewarganegaraan atau bahasa Indonesia). Saat ini mereka sedang menjalani pelatihan sebagai guru SMK produktif, yaitu guru pengampu mata pelajaran bidang keahlian. Program Keahlian Ganda merupakan langkah strategis Kemendikbud untuk mengatasi masalah kekurangan guru produktif di SMK.

Dirjen GTK Sumarna Surapranata menuturkan, Kemendikbud sudah melakukan pemetaan mengenai kekurangan jumlah guru produktif, termasuk bidang keahlian yang dibutuhkan. Berdasarkan data per tahun 2016, Indonesia memiliki kekurangan guru SMK produktif sebanyak 91.861 guru. Program Keahlian Ganda tahap pertama lalu berhasil menyeleksi 12.741 guru, dan akan bertambah 15.000 di tahap kedua pada tahun ini. Untuk Program Keahlian Ganda tahap II, ada 53 bidang keahlian yang bisa dipilih calon peserta Program Keahlian Ganda.

“Jadi 53 bidang keahlian tersebut adalah bidang keahlian yang termasuk di dalam empat bidang prioritas tadi,” kata pria yang akrab disapa dengan panggilan Pranata itu.

Pranata mengatakan, melalui Program Keahlian Ganda, guru normatif bisa mendapatkan sertifikat keahlian sebagai guru produktif. Mereka akan mengikuti pelatihan yang dibagi menjadi lima tahap, sebelum mendapatkan sertifikat keahlian. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ada lima tahap yang akan dijalani peserta Program Keahlian Ganda, yaitu ON-1, IN-1, ON-2, IN-2, dan magang kerja industri. Di tahap ON-1, selama 12 minggu peserta akan diberikan materi pengenalan dasar kompetensi kejuruan, dan belajar mandiri dengan modul. Pada tahap IN-1, selama delapan minggu peserta akan diberi materi penyusunan perangkat pembelajaran dan penguatan materi melalui modul. Lalu pada tahap ON-2, selama 12 minggu peserta akan magang mengajar sebagai guru produktif di kelas (SMK), dan di bengkel atau laboratorium, sekaligus belajar mandiri melalui modul. Kemudian selama dua minggu di tahap IN-2, peserta akan menerima penguatan materi, penajaman kompetensi keahlian dan uji kompetensi oleh LSP. Terakhir, peserta akan menjalani magang kerja di industri selama dua bulan.

Pranata pun menegaskan, dengan mengikuti Program Keahlian Ganda, guru yang telah tersertifikasi sebagai guru normatif tidak akan kehilangan tunjangan profesinya. “Orang yang mengikuti Program Keahlian Ganda, tunjangannya tidak akan dicabut, tetap dapat. Banyak yang masih salah paham soal ini,” ujarnya. Selain itu, ia menambahkan, ada beberapa manfaat yang bisa diambil guru yang mengikuti Program Keahlian Ganda, antara lain bisa membantu guru tersebut memenuhi jam mengajar karena telah memiliki keahlian. Bagi guru sekolah swasta bahkan bisa menjadi peluang untuk membuka program keahlian baru di SMK tempat asalnya mengajar.  http://alihfungsi.gtk.kemdikbud.go.id/


Persiapan Bukti Fisik Akreditasi Sekolah

Dalam akreditasi sekolah yang paling banyak menyedot waktu adalah persiapan jelang akreditasi sekolah tersebut. Salah satunya adalah mempersiapkan bukti fisik atau dokumen fisik akreditasi sekolah. Terutama dokumen dokumen yang terkait dengan 8 standar nasional pendidikan.

Silakan cek POS dan perangkat akreditasi sekolah dan madrasah tahun 2017

Berikut ini adalah beberapa daftar dokumen bukti fisik yang harus disiapkan dalam akreditasi sekolah/ madrasah:

1. STANDAR ISI
a. KTSP / Kurikulum
b. kalender pendidikan,
c. buku pelajaran
d. Berita acara rapat dan daftar hadir (guru, komite dan tokoh masyarakat)
e. Referensi pengembangan Kurikulum (berupa buku panduan dalam penyusunan KTSP)
f. SK tim pengembang kurikulum
g. Dokumen RPP
h. Program pengembangan diri (program layanan bimbingan konseling dan program ekstrakurikuler)
i. Dokumen tugas siswa (Tugas terstruktur dan tugas mandiri tidak terstruktur)
j. Silabus pembelajaran
k. Berita acara pengembangan KTSP dan silabus tiap mata pelajaran
l. Berita acara penetapan KKM dan daftar hadir


2. STANDAR PROSES
a. RPP
b. dokumen perencaaan pemantauan, pelaksanaan pemantauan, dan laporan pemantauan proses pembelajaran disertai catatan kepala sekolah/madrasah dan tanda tangan guru yang dipantau.
c. dokumen laporan pelaksanaan supervisi proses pembelajaran dan tindak lanjut pada setiap aspeknya.
d. catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala sekolah.
e. Dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran
f. dokumen tindak lanjut hasil evaluasi


3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
a. RPP
b. Tugas siswa
c. Tata tertib sekolah
d. Piagam penghargaan siswa
e. Dokumen ujian nasional


4. STANDAR PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN
a. IJAZAH dan Sertifikat
b. Dokumen rapat guru (surat undangan, daftar hadir, notula rapat)
c. Daftar hadir guru selama 1 semester (rekap kehadiran)
d. Sertifikat pendidik dan jadwal mengajar
e. Ijazah kepala sekolah dan sertifikat pendidik
f. Surat keterangan pengalam mengajar kepala sekolah minimal 5 tahun
g. Dokumen pengelolaan selama 3 tahun terakhir (dokumen jumlah siswa, prestasi siswa, pengembanagan profesi guru, pengembangan kurikulum, perkembangan sarana dan prasarana, kerjasama dengan pihak terkait)
h. Pembukuan pengeloaan keuangan bidang kewira usahaan
i. Dokumen surat perjanjian, piagam atau dokumen lain.
j. Dokumen supervisi
k. Ijazah tenaga administrasi
l. Ijazah tenaga perpustakaan
m. SK Kepala Sekolah (penjaga, tenaga kebersihan, pesuruh, dll)


5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA
a. Surat izin mendirikan bangunan
b. Surat izin penggunaan bangunan
c. Laporan pemeliharaan bangunan
d. Buku teks pelajaran


6. STANDAR PENGELOLAAN

a. Dokumen visi, misi dan tujuan sekolah
b. RKS dan RKAS
c. KTSP, Kalender pendidikan, struktur organisasi, pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan, peraturan sekolah, tata tertib, kode etik, biaya operasi sekolah, program pembelajaran, penilaian hasil belajar siswa
d. Dokumen layanan konseling, pembinaan prestasi, ektrakurikuler, daftar alumni
e. Proram pendayagunaan pendidik (pembagian tugas, penentuan sistem penghargaan, pengembangan profesi, promosi dan penempatan, mutasi)
f. Program pengelolaan sarana dan prasarana (perencanaan, pemenuhan, pendayagunaan, evalusi, pemeliharaan dan sarana prasarana pembelajaran)
g. Dokumen pelaksanaan kegiatan sekolah (tata tertib, kode etik)
h. Program pengawasan dan bukti sosialisasi program
i. Laporan evaluasi diri sekolah
j. Laporan evaluasikinerja pendidik dan tenaga kependidikan
k. Dokumen akreditasi, tim pelaksana persiapan, bukti fisik non dokumen,
l. Agenda kerja kepala sekolah,
m. Software sistem informasi manajemen


7. STANDAR PEMBIAYAAN
a. Dokumen investasi sarana dan prasarana
b. Dokumen pembelanjaan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dan daftar peneriman tahun sebelumnya
c. RKAS
d. Daftar gaji
e. Laporan keuangan
f. Pedoman pengelolaan keuangan


8. STANDAR PENILAIAN
a. Silabus pembelajaran
b. RPP
c. arsip tes, nilai tes, nilai pengamatan, dan nilai tugas terstruktur maupun mandiri.
d. Analisis hasil belajar
e. buku penghubung guru dan orang tua dan bukti kerja siswa.
f. Program remedial dan pengayaan serta revisi perangkat pembelajaran
g. arsip hasil evaluasi belajar yang telah ditandatangani guru dan kepala sekolah/madrasah.
h. catatan hasil mengkomunikasikan penilaian dari guru ke guru yang bersangkutan
i. program ujian,
j. dokumen rapat ,(surat undangan, berita acara rapat, hasil rapat, surat Keputusan kepala sekolah/madrasah tentang kepanitiaan ujian tengah semester, ulangan akhir semester dan ujian akhir semester, rapat kenaikan kelas)
k. buku laporan
l. laporan pencapaian hasil belajar.
m. dokumen ujian, ijazah
n. berita acara penerimaan siswa baru

Buka juga perangkat akreditasi sekolah

Mendikbud Akan Hapus Tugas Karya Ilmiah untuk Guru


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyoroti banyaknya aksi kecurangan yang terjadi di sekolah-sekolah. Menurutnya, segala potensi yang menyebabkan kecurangan itu harus dihapus.
Mendikbud Akan Hapus Tugas Karya Ilmiah untuk Guru

"Dihapuskan saja lah itu yang bikin guru-guru tidak jujur," katanya dalam sambutannya saat menghadiri diskusi uji publik RUU Sistem Perbukuan Nasional 2017 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (22/3/2017).

Ia mencontohkan banyaknya tugas karya ilmiah yang harus diselesaikan oleh guru. Menurutnya, tugas-tugas itu hanya membuat guru melakukan kecurangan. Salah satunya adalah dengan melakukan plagiasi terhadap karya yang sudah ada.

"Sekarang banyak orang yang menjahit karya ilmiah untuk guru," jelasnya.

Ke depan, pihaknya berencana menghapus segala tugas ilmiah yang membuat guru melakukan kecurangan. Pihaknya hanya akan menerapkan satu tugas yang harus dikerjakan secara ilmiah. Yakni membuat laporan action research.

"Cukup membuat action research dan melaporkan secara ilmiah yang sudah dilakukan itu. Itu sudah cukup asalkan didukung oleh dokumen-dokumen ilmiah," katanya.

Kejujuran dalam dunia pendidikan, menurut Muhadjir, sangat dibutuhkan. Ia mengatakan, generasi yang akan datang tergantung dengan kondisi saat masih di sekolah.

"Saya yakin kalau sekolah-sekolah dibersihkan betul dari praktik kecurangan kita menambah generasi yang jauh lebih baik," katanya.

Tidak hanya itu, Muhadjir beranggapan bahwa upaya untuk mengapus praktik korupsi yang masih menjangkiti Indonesia harus dimulai dari dunia pendidikan.

"Saya pikir kalau ingin membersihkan koruptor, harus dimulai dari sekolah dengan menghilangkan kecurangan," katanya. sumber kompas.com

Alamat web cek peserta sergur 2017

Untuk Informasi terbaru sergur 2017 bisa dibuka di artikel Info Sergur 2017 

Untuk pengecekan data atau nama calon peserta sergur 2017 bisa membuka alamat      http://kemdiknas,swin,net,id Atau link Cek peserta sergur 2017

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah meluncurkan alamat web baru sergur.kemdiknas.go.id/?pg=ukg15 untuk mengecek data peserta UKG 2015 yang akan dilaksanakan bulan Nopember nanti.

Pengecekan data guru disini akan lebih mudah dan cepat dibanding kita mengecek info ukg di alamat info.gtk.kemdikbud.go.id. Pengecekan peserta UKG 2015 ini hanya membutuhkan NUPTK bagi yang punya NUPTK dan nama lengkap kita jika belum punya NUPTK (belum sergur dan non PNS)

Silakan menuju alamat sergur.kemdiknas.go.id/?pg=ukg15


cara cek peserta ukg di alamat baru sergur.kemdiknas.go.id/?pg=ukg15

Masukkan NUPTK lalu klik Cari, hingga muncul nama guru ybs
Untuk guru nonPNS, Belum sergur, dan tidak memiliki NUPTK, silakan masukkan nama dan nama kabupaten / kota. Yang perlu diperhatikan adalah di bagian Uji Kompetensi Guru 2015. Disitu ada Mapel UKG, TUK (tempat lokasi Uji Kompetensi) Gelombang UKG dan Status verifikasi. Guru harap bersabar, jika semua belum lengkap. Karena ini merupakan tugas dinas pendidikan. Asalkan nama kita sudah masuk di Dapodik, pasti data akan terupdate.
Video Tutorial Cara Cek Peserta UKG 2015


Download Dapodik Terbaru 2016 2017

Untuk mengunduh aplikasi dapodik terbaru 2017 silakan buka tautan aplikasi dapodik 2017

Dapodikdas dapodikmen dan dapodik paud dikmas versi terbaru untuk tahun pelajaran 2016 2017 akan segera dirilis. Berdasarkan info sebelumnya untuk dapodikdas dan dapodikmen akan dirilis pada 18 Juli 2016 ini.

Pekerjaan menginstal dan mengisi aplikasi dapodik rasanya sudah tidak asing lagi bagi operator dapodik di sekolah. Dari mendownload aplikasi dapodik, generate prefill, instal aplikasi dapodik, hingga registrasi aplikasi dapodik sudah menjadi makanan empuk bagi operator sekolah. Terkecuali bagi operator dapodik yang baru, mungkin agak kesulitan tanpa bantuan dari rekan operator lain.

Menurut isu dan berita terdahulu bahwa aplikasi dapodikdas khususnya, merupakan versi kelima atau generasi ke 5.

Nah apa saja yang perlu disiapkan operator dapodik?

Untuk saat ini operator dapodik hanya menunggu saja rilis aplikasi dapodik terbaru, cukup menyiapkan database siswa baru dan pindahan.Karena input data peserta didik baru tadi, setelah kita selesai menginstal dapodik. Tutorial lengkap cara instal dapodik, registrasi dapodik, generate prefill dapodik bisa di buka pada laman Tutorial Dapodik

Pembaruan pada Aplikasi Dapodik 2016 selain dilakukan di sisi  front-end, juga dilakukan pembaruan pada database, yang telah menggunakan database versi 2.54. Maka secara teknis Aplikasi Dapodik versi sebelumnya (Dapodik SD/SMP/SLB 4.1.1 dan Dapodik SMA/SMK 8.4.0**) tidak dapat langsung di-upgrade ke Dapodik 2016, akan tetapi harus melakukan install ulang. Oleh karenanya Aplikasi Dapodik 2016 dirilis hanya dalam bentuk INSTALLER Dapodik 2016 (tidak ada versi UPDATER).

Untuk mendownload aplikasi dapodikdasmen terbaru 2016 bisa dibuka  di laman

http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan
atau klik link link pilihan di bawah ini jika kesulitan masuk ke laman dapo dikdasmen kemdikbud

Moratorium UN Batal, Kemenristekdikti akan Tingkatkan Kualitas Guru


Moratorium UN Batal, Kemenristekdikti akan Tingkatkan Kualitas Guru. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, mengatakan akan mengambil kebijakan peningkatan kualitas guru menyusul dibatalkannya wacana moratorium Ujian Nasional (UN). Kebijakan ini ditempuh dengan mempertimbangkan kualitas pendidikan menengah ke atas yang tidak merata.
Menristek Dikti

Menurut Nasir, berdasarkan keputusan rapat terbatas (ratas) antara Presiden, Wakil Presiden dan beberapa kementerian terkait, Senin (19/12), wacana moratorium UN dibatalkan. Dengan demikian, pelaksanaan UN tetap berlanjut pada 2017.

"Merujuk putusan ini, kami ingin membantu menuntaskan problem kualitas pendidikan di SMA/SMK di Indonesia yang tidak merata. Mengapa bisa begitu? Karena kualitas gurunya," ujar Nasir di Gedung Kemenristekdikti, Selasa (20/12).

Karena itu, pihaknya bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini terus menyusun desain pelatihan peningkatan kualitas guru. Pelatihan ini nantinya menyasar para guru-guru pada mapel khusus seperti guru matematika, fisika, kimia, biologi atau guru-guru SMK.

Hal ini sejalan dengan pelaksanaan UN yang masih menguji mapel sains, matematika dan bahasa Inggris. "Karena itu ke depannya pembelajaran tiga mapel ini yang akan terus didorong," lanjut Nasir.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil ratas, pelajaran di luar tiga mapel utama akan diujikan dalam ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Teacher Training 2017 ke Jepang


Program Penataran Guru (Teacher Training Program) adalah salah satu program beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Mereka akan diberikan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang lebih efektif dan menarik minat siswa dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru. Program ini adalah program non-gelar dan lamanya adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk 6 bulan pertama belajar bahasa Jepang) dari Oktober 2017.
teacher program ke Jepang

Fasilitas yang didapat:

  •     Tanpa ikatan Dinas
  •     Tiket pesawat kelas ekonomi p.p. Indonesia (Jakarta) – Jepang (Tokyo/ Osaka)
  •     Full cover biaya pendidikan, full cover biaya pembuatan visa pelajar
  •     Tunjangan hidup sebesar ¥ 143.000 per bulan, yang diberikan setiap akhir bulan selama masa studi di Jepang (ada kemungkinan jumlah tunjangan akan mengalami perubahan)

    Beberapa universitas menyediakan tempat tinggal (biaya dikelola dari tunjangan hidup yang diberikan) untuk para peserta, dan khusus untuk universitas yang tidak menyediakan tempat tinggal, universitas dapat membantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan.


Syarat-syarat pelamar:

  1.  Memiliki dedikasi yang tinggi sebagai seorang guru/ pengajar
  2.  Lulusan minimal S1 atau D4
  3.  Guru yang sedang aktif mengajar di lembaga pendidikan formal SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB
  4.  Pelamar telah mengajar lebih dari 5 tahun di lembaga pendidikan formal pada tanggal 1 April 2017
  5.  Semua bidang ditawarkan kecuali, PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Bahasa Arab, Pendidikan Agama, dan Perhotelan
  6.  Usia di bawah 35 tahun pada tanggal 1 April 2017
  7.  Sehat jasmani dan rohani (bagi pelamar wanita tidak diperbolehkan dalam kondisi hamil saat melamar maupun saat keberangkatan)
  8.  Bersedia belajar bahasa Jepang karena bahasa pengantar di universitas adalah bahasa Jepang
informasi lengkap silakan buka alamat website http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_tt.html